COFFEE DORMITORY
Hidupku indah bahkan banyak orang
menginginkanya tetapi berubah begitu
saja menjadi hitam kelabu tak berwarna. Pagi ini aku harus bangun pagi buta tak
seperti biasanya. Aku mandi mengguyur seluruh badanku, rasanya air masuk
seperti jarum-jarum yang menusuk di badan. Terdengar suara panggilan tuhan
untuk mengingtkan sholat subuh. Agenda disini padat mengharuskan kita untuk
menjaga stamina tubuh. By the way namaku Sinda febriani, sering di panggil
cendol.
Tak semua orang tau pahit manisnya
hidupku disini, sebagian menginginkan seperti ku. Beberapa orang mengagumkan
kecantikan bahkan kepintaran ku., tetapi aku sendiri bingung akan hidupku yang
semakin tak terarah. Aku rindu dengan kebahagianku yang dulu,kebahagian yang selalu
terukir dalam senyumku. Semua yang aku inginkan tak semuanya berjalan dengan
lurus gejolak penuh rintangan. Aku coba untuk menghadapi tanpa mengeluh.
Kekasih mungkin sebagian remaja tak asing lagi dengan kata itu. Hidupku patah
terpatahkan oleh kata itu. Hancur lebur tak terarah. Tak bisa kembali,hingga
aku menemukan titik cerah cahaya yang penuh denga kesucian Tuhan.
Kalian menganggap ku seperti apa aku
tak akan menggubris, aku akan tetap melangkah tanpa menoleh. Karena aku tau
dengan aku tak mendengarkan kata-kata kalian hatiku tak akan sakit. Aku seorang
gadis berumur 15 tahun yang penuh akan kegembiraan. Masa Smp, mungkin kalian semua masih bersama
denga orang tua, tapi tidak aku, aku harus tinggal jauh dari orang tua,
penderitaanku dimulai dari smp. Aku jauh dari mereka, aku tak terawasi hingga
membuat ku semena-mena sendiri, aku lakukan sesuka ku, hingga prestasiku
menurun.
Terjebak dalam nonstalgia kehidupan
yang penuh gemerlap dunia, aku tak percaya seorang seperti ku terjerumus kedalamnya. Tapi aku
selalu yakin disampingku ada seseorang yang akan membantuku kembali menuju
jalan yang benar.
Pagi ini sejuk menyerngit hingga
kehati. Suasana kelas yang seperti biasa terlihat akan penuh cahaya suci. Terlihat
awan sedang mendung menandakan akan turunya hujan, aku tak habis fikir kenapa
aku bisa berdiri disini menatap masa depan dengan menuntun cahaya allah yang
penuh akan kesejukan, tetapi semuanya tak mudah aku dapatkan walaupun aku
melepas sesuatu yang tak seharusnya aku
miliki, dan akan aku hadiahkan terhadap seseorang spesial lenyaplah sudah.
Hidupku terampar disini.
Pahit manisnya hidupku nampak semua
disini, berbagai masalah datang beriringan membuat ku frustasi dan ingin
berteriak sekencang-kencangnya sambil melempar batu kelautan. Aku hanya makhluk
kecil yang akan kembali ke rabb.
Tersontak akan
kegiatan yang harus aku lakukan disini masalah yang lalu belum kelar datang
baru masalah, sebenernya aku tak tahan akan disini tapi aku selalu terungat
akan perkataan ustad ku disini. “ kalau kalian semua tidak betah disini kalian
coba 1 tahun, kalau masih belum betah 2 tahun, dan kalau kalian semua tetap
tidak betah kalian coba 3 tahun kemudian tetap tak betah di asrama silahkan
kalian pulang”.
Hy guys,masih
banyak lagi ceritaku diasrama jika kalian ingin mengetahui silahkan di baca
blog yang selanjutnya yaa!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar